Memilih niche blog memang memakan waktu yang lama. Tapi, dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini, pemilihan niche bisa jadi lebih mudah. Berikut cara memilih niche blog:
- Buat daftar hal-hal yang Anda sukai atau kuasai.
Bisa soal pekerjaan, aktivitas sehari-hari, atau kegiatan berkebun. - Cari dan riset blog dengan niche yang sama.
Cek target pasar untuk mengetahui apakah niche yang dipilih dapat digali lebih dalam atau tidak. Catat konten yang diulas di masing-masing blog, misalnya glosarium, tutorial, atau proyek tertentu. - Tentukan niche yang lebih spesifik.
Misalnya, kegiatan berkebun merupakan topik yang sangat luas. Pastinya ada banyak blog yang mengulas topik ini. Jadi, persempit topik dengan membahas cara menanam sayur untuk pemula atau bagaimana mengubah kegiatan berkebun menjadi aktivitas menyenangkan untuk anak-anak. - Cari tahu niche yang ‘menjual’.
Apakah ada produk jualan dalam cakupan niche yang dipilih? Apakah produk tersebut menggunakan AdWords? Dan apakah blog kompetitor menawarkan ruang iklan atau memasang banner? Cek semua hal ini untuk menentukan langkah Anda selanjutnya. - Pilih niche yang Anda kuasai.
Setiap pembaca ingin mendapatkan informasi yang lengkap dan memuaskan rasa ingin tahu mereka. Apabila Anda hanya ‘sekadar’ menulis postingan, pembaca blog juga akan memperoleh informasi yang ‘setengah-tengah’. Jadi, tinggalkan topik yang tidak disukai dan carilah niche yang benar-benar Anda pahami. - Sering-sering lihat blog dengan niche yang sama.
Sesuatu yang luput dibahas oleh blog kompetitor bisa menjadi niche yang menarik untuk diulas.